Ketika rasa-sakit memasuki hati, dan menyergap rasa senangmu, ketahuilah, ia sedang menyiapkan jalan bagi datangnya kebahagiaan. Cepat sekal...
Tampilkan postingan dengan label Rumi Poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rumi Poetry. Tampilkan semua postingan
Rumi: Bahkan Isa putra Maryam pun Menyingkir
Inilah kisah tentang Isa putra Maryam, ketika dia menghindar dari orang-orang dungu, menjauh, hendak mengungsi, ke puncak sebuah gunung. Is...
Rumi : Pantulan Cahaya yang Mempesonamu
Rumi: Kulliyat-e Syams Sang hamba kecintaan makhluk, yang dulu disanjung-puji dunia, kini malah ditalaknya, gerangan apa salahnya? Itu karen...
Rumi: Gemericik Suara Air
Amal Sejati itu milik Lelaki yang mengidamkan Dia, dan demi kepentingan amal dari sisi-Nya, telah diceraikannya semua amal yang lain. Mereka...
Rumi : Cahaya dan Bayangan
Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz, Ghazal 2155 Tak mungkin suatu semesta terpisah dari semesta-semesta lainnya. Tidak mungkin basah terpisah dari ...
Rumi : Mereka yang Telah Mati
Para pecinta, yang dengan ikhlas mati dari diri mereka sendiri: mereka bagaikan gula, di hadapan Sang Kekasih. Pada Hari Perjanjian, [1] m...
Sufi Road : Rumi Anniversary
Bulan Desember ini adalah bulan kematian dari seorang sufi besar yaitu Jalaludin Rumi. Beliau lahir pada tahun 1207 dan meninggal ditanggal ...
Sufi Road : Rumi Poem "Perkawinan dan Penyatuan"
Kebahagiaan adalah saat kita duduk bersama, Dua sosok, dua wajah, yang menyatu � kau dan aku. Bunga-bunga �kan bermekaran dan burung-burung...